kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.912   42,00   0,24%
  • IDX 5.673   -148,24   -2,55%
  • KOMPAS100 732   -19,77   -2,63%
  • LQ45 559   -14,34   -2,50%
  • ISSI 197   -4,53   -2,25%
  • IDX30 318   -7,53   -2,32%
  • IDXHIDIV20 392   -9,25   -2,31%
  • IDX80 83   -2,20   -2,57%
  • IDXV30 107   -1,81   -1,67%
  • IDXQ30 102   -2,47   -2,35%

Hilirisasi Sawit Hasilkan 184 Produk Turunan, BPDPKS: Masih Kalah dengan Malaysia


Kamis, 21 November 2024 / 16:04 WIB
Hilirisasi Sawit Hasilkan 184 Produk Turunan, BPDPKS: Masih Kalah dengan Malaysia
ILUSTRASI. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat hingga saat ini sudah ada lebih dari 184 produk turunan kelapa sawit hasil hilirisasi.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat hingga saat ini sudah ada lebih dari 184 produk turunan kelapa sawit hasil hilirisasi.

Meski begitu, Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurachman mengatakan jika dibandingkan dengan Malaysia jumlah produk turunan kelapa sawit Indonesai masih kalah. Ia menyebutkan Malaysia telah memiliki sekitar 250 produk turunan. 

"Namun hilirisasi perkebunan kelapa sawit saat ini relatif telah berjalan dengan baik," ujar Eddy dalam Sosialisasi Pelaksanaan Ekportasi dan Pungutan Ekspor Atas Kelapa Sawit, CPO dan Produk Turunannya, di Hotel Ciputra World Surabaya, Kamis (21/11).

Selain dukungan hilirisasi perkebunan kelapa sawit melalui pendanaan riset, BPDPKS juga telah mendukung program mandatori biodiesel yang saat ini telah mencapai B35. Kemudian akan diteruskan menjadi B40 pada awal tahun 2025. 

Baca Juga: Target Pungutan Ekspor Kelapa Sawit Turun jadi Rp 24 Triliun pada 2024

Hingga Oktober 2025, BPDPKS telah menyalurkan dana sebesar kurang lebih Rp 183,72 triliun  yang digunakan untuk membayar selisih harga antara harga indeks pasar biodiesel dan harga indeks pasar solar dengan volume biodiesel.

Dari total tersebut telah terserap sebesar  69,79 juta kiloliter. Program mandatori biodiesel ini disamping sebagai upaya hilirisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi, juga telah terbukti menjaga stabilitas harga CPO. Hal itu merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan pasar CPO di dalam negeri.

"Dengan begitu besarnya jumlah serapan CPO maupun produk-produk derivatisnya untuk feedstock atau bahan baku dari biodiesel maka ini dapat dijadikan sebagai tool sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas harga CP0 khususnya di dalam negeri," kata Eddy.

Dalam kesempatan sama, Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS Normansyah Hidayat Syahruddin menambhakan, selama ini Malaysia memang menitikberatkan untuk industrialisasi. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, perlu adanya dorongan yang lebih besar pada hilirisasi. Kemudian juga investasi di bidang pengelolaan sawit. 

"Makanya kan pemerintah memiliki program seperti B35, kemudian nanti dinaikkan bahurannya menjadi B40, itu akan mendorong investasi di dalam negeri supaya nanti pemanfaatannya digunakan untuk dalam negeri dan di ekspor ataupun digunakan dalam negeri itu dalam bentuk produk jadi," jelasnya.  

Baca Juga: BPDPKS Catat Ekspor Produk Turunan CPO Telah Capai 65% hingga Oktober 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×