kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga April 2020, produksi minyak sawit Indonesia capai 15,03 juta ton


Selasa, 09 Juni 2020 / 10:14 WIB
Hingga April 2020, produksi minyak sawit Indonesia capai 15,03 juta ton
ILUSTRASI. Harga CPO Naik: Pekerja mengangkut kelapa sawit di Bogor, Jum'at (22/5). Sepanjang minggu ini, harga CPO di bursa Malaysia melonjak 3,64%. Namun masih terjadinya pandemi Covid-19 dapat membuat permintaan melambat hingga harga kembali menurun. KONTAN/Baiha


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Tak hanya itu, ekspor ke India dan Uni Eropa juga mengalami kenaikan. Menurut Mukti, tren ekspor yang positif ini akan terus berjalan seiring dengan semakin meredanya Covid-10.

Adapun, untuk konsumsi dalam negeri sejak Januari-April 2020 tercatat sebesar 5,93 juta ton, lebih tinggi 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara bulanan, konsumsi dalam negeri tervatat sebesar 1,4 juta ton turun lebih rendah 6,5% dari Maret yang sebesr 1,49 juta ton.

Baca Juga: Simak rekomendasi sektor CPO di tengah pandemi dan kenaikan pungutan ekspor

"Konsumsi dalam negeri pada Arpil dibandingkan Maret turun 98.000 ton disebabkan turunnya konsumsi biodiesel sebanyak 113.000 ton akinat turunnya mobilitas masyrakat, sedangkan tingginya konsumsi biodiesel Januari-April 2020 dari tahun lalu disebabkan oleh implementasi B30," jelas Mukti.

Meski begitu, adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diduga menyebabkan konsumsi untuk keperlua pangan naik 4.000 ton menjadi 725.000 ton sedangkan konsumsi oleokimia naik 11.000 ton menjadi 115.000 ton karena peningkatan pemakaian hand sanitizer dan sabun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×