kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.724   16,00   0,09%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Hingga Bulan Juni, Harga Teh Akan Cenderung Turun


Rabu, 12 Mei 2010 / 07:16 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati

JAKARTA. Panitia Lelang Teh KPBN Dadang Juanda.memperkirakan, harga teh di pasar lelang akan cenderung turun hingga bulan Juni mendatang seiring dengan suplai teh dunia yang melimpah.

Apalagi, salah salah satu kawasan produsen teh terbesar di dunia, Mombasa, mengalami peningkatan produksi 40% sepanjang Januari-April 2010. Kondisi yang sama juga terjadi di Kenya, Vietnam, dan China.

Bulan Agustus 2010 mendatang, harga teh ddiperkirakan harga akan kembali terdongkrak karena negara-negara produsen teh (selain Indonesia) memasuki musim dingin; sehingga produksi terbatas. Terang saja, ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk membiakkan teh di musim hujan.

Tingkat produksi teh Indonesia tahun 2009 mencapai 120.000 ton per tahun yang berasal dari luas kebun 148.000 hektare. Produksi tersebut memenuhi 5,8$ kebutuhan dunia. Dari data yang dirilis oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI), teh menyumbangkan devisa US$ 110 juta per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×