kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Hingga kuartal III-2019, PLTU milik PLN dan IPP serap 72 juta metrik ton batubara


Selasa, 22 Oktober 2019 / 16:22 WIB
Hingga kuartal III-2019, PLTU milik PLN dan IPP serap 72 juta metrik ton batubara
Hingga kuartal III-2019, PLTU milik PLN dan IPP serap 72 juta metrik ton batubara

Reporter: Filemon Agung | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT PLN (Persero) dan Independent Power Producer (IPP) sudah menyerap 72 juta metrik ton batubara sepanjang Kuartal III-2019.

Jumlah itu setara dengan 75% dari pemenuhan batubara untuk kelistrikan tahun ini yang dipatok sebesar 96 juta metrik ton. Menurut Kepala Divisi Batubara PT PLN, Harlen, realisasi pasokan batubara untuk kelistrikan itu masih sesuai target.

Alhasil, cadangan alias stok rata-rata batubara untuk PLTU masih bisa bertahan sekitar 20 hari alias dalam keadaan aman. "Realisasi hingga September 72 juta metrik ton, stock normal," kata Harlen saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (22/10).

Baca Juga: Tahun ini, China masih dalam jalur mendongkrak impor batubara lebih dari 10%

Harlen merinci, dari jumlah tersebut volume pemakaian batubara untuk PLTU milik PLN dan anak usaha mencapai 48,5 juta metrik ton. Sementara untuk PLTU milik IPP sebanyak 23,5 juta metrik ton.

Asal tahu saja, kebutuhan batubara PLN dipasok dari dua sumber. Pertama, yang diadakan oleh manajemen PLN Pusat dengan kontrak jangka panjang. Sisanya, dilakukan anak usahanya, yakni PLN Batubara.

Namun, PLN Batubara hanya memasok sebesar 28%-30% saja. Sementara porsi terbesar hingga 70% dipenuhi dari kontrak dengan perusahaan batubara.

Baca Juga: Perpanjangan kontrak Blok North Sumatera B belum temui titik terang

Pada tahun lalu, realisasi penyerapan batubara untuk kelistrikan mencapai 91,1 juta ton. Kebutuhan batubara pada tahun ini naik menjadi 96 juta metrik ton lantaran ada sejumlah PLTU batubara yang diproyeksikan bisa beroperasi tahun ini.




TERBARU

Close [X]
×