kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,50   -13,12   -1.53%
  • EMAS1.347.000 1,05%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hyundai Bakal Luncurkan 7 Mobil Baru di Indonesia, Perdana Dipamerkan di GIIAS 2024


Kamis, 09 Mei 2024 / 13:54 WIB
Hyundai Bakal Luncurkan 7 Mobil Baru di Indonesia, Perdana Dipamerkan di GIIAS 2024


Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) berencana meluncurkan tujuh unit mobil baru di Indonesia. Beberapa di antaranya, yang termasuk world premiere, akan diluncurkan perdana dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.

Chief Operating Officer (COO) HMID, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa Hyundai sebelumnya juga sudah memberi sejumlah clue terkait model mobil baru tersebut dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024.

"Kita sudah kasih beberapa clue dengan menampilkan kemarin di IIMS," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/5).

Baca Juga: Hyundai Pastikan Recall Ioniq 5 dan 6 Tidak Dipungut Biaya

Frans membenarkan bahwa produk untuk domestik yang akan ditampilkan dalam world premiere. Ini sesuai dengan ketentuan prinsipal, termasuk Hyundai, yang sudah berkomitmen untuk membuat pabrik dengan kapasitas 150.000.

"Kita sudah komitmen bikin pabrik dengan kapasitas 150.000. Di mana kapasitas itu masih ada kosong, pasti kita akan utilize untuk pasar domestik dulu. Karena pasar domestik Indonesia yang paling menarik di seluruh negara ASEAN," imbuhnya.

Lebih lanjut, Frans mengungkapkan bahwa mobil yang akan diluncurkan terdiri atas berbagai model dan segmentasi. Di antaranya, model battery electric vehicle (BEV), tiga model SUV, EV yang akan ditampilkan di segmen premium, dan performance model.

Baca Juga: Hyundai Mengaku Terkejut Perihal Astra Peugeot Mundur dari Indonesia

Frans menambahkan, tahun ini Hyundai belum berencana memproduksi model hybrid. Sementara ini, Hyundai mengambil jalur full combustion, yaitu ICE dan full mobil listrik BEV, dalam rangka memenuhi keinginan dari pemerintah.

"Baru dua itu yang akan masuk. Apakah akan ada hybrid, plug in hybrid ataupun hydrogen, itu mungkin saja. Memungkinkan untuk Hyundai bermain di itu juga, jadi sudah teknologinya ada," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Negotiation For Everyone

[X]
×