kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.869   44,00   0,25%
  • IDX 6.483   80,68   1,26%
  • KOMPAS100 837   7,57   0,91%
  • LQ45 637   4,58   0,72%
  • ISSI 228   5,22   2,34%
  • IDX30 356   2,33   0,66%
  • IDXHIDIV20 433   2,50   0,58%
  • IDX80 96   0,77   0,82%
  • IDXV30 120   1,00   0,84%
  • IDXQ30 113   0,83   0,74%

Ikuti aturan Kemenkes, perusahaan tekstil siap jalankan skenario new normal


Senin, 25 Mei 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Pekerja tengah menyelesaikan produksi masker dan alat pelindung diri (APD) di Pabrik Tekstil PT Pan Brothers Tbk, Banten, Senin (20/4/2020). PT Pan Brothers Tbk mampu memproduksi 1 juta masker yang bisa dicuci ulang atau washable dan dipastikan menggunaka


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

Redma memperkirakan, pihaknya tidak akan mengalami kesulitan dalam menerapkan standar panduan yang diberlakukan, sebab langkah-langkah yang demikian umumnya memang sudah dilakukan di banyak perusahaan tekstil sebelum aturan tersebut keluar.

Dengan demikian, penyesuaian yang perlu dilakukan tidak banyak.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan-perusahaan tekstil diperkirakan bakal membentuk tim-tim khusus untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak seperti Puskesmas dan lembaga-lemabag lainnya guna memperlancar penerapan panduan skenario new normal.

Baca Juga: Belum dapat aturan teknis new normal, ini yang diterapkan Aprindo

Redma tidak memungkiri bahwa penerapan protokol yang demikian bisa memperbesar pengeluaran yang musti dirogoh oleh pengusaha. Namun demikian, kenaikan beban pengeluaran yang timbul diperkirakan tidak akan terlalu besar.

“Memang akan ada tambah cost untuk  pembelian disinfektan, masker dan lain-lain, tapi besarnya tidak signifikan,” pungkas Redma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×