kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Importir sebut kuota buah impor dipangkas 80%


Kamis, 16 November 2017 / 19:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Importir mengaku buah impor yang masuk ke pasar domestik relatif berkurang. Pasalnya, kuota buah impor tahun 2017 dipangkas hingga 80%.

"Sudah sejak semester satu kuota impor buah dipangkas 80%," ujar Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo), Khafid Sirotuddin kepada Kontan.co.id, Kamis (16/11).

Pemangkasan impor buah dilakukan kepada berbagai jenis buah. Terutama buah tropis yang diproduksi oleh Indonesia seperti apel dan jeruk.

Pemangkasan tersebut berdampak bagi berkurangnya kapasitas gudang milik importir. "Kalau kapasitas 5.000 ton sekarang di gudang hanya terisi 1.000 ton," terang Khafid.

Khafid bilang saat ini pun produksi buah Indonesia sedang tinggi. Hal itu membuat buah impor dapat tergantikan.

Sementara itu Kementerian Perdagangan (Kemdag) membantah adanya pembatasan impor. Walaupun terdapat penjagaan bagi komoditas buah yang terdapat di Indonesia.

"Prinsipnya kalau ada di Indonesia seperti jeruk dan apel akan sedikit dikurangi," ujar Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemdag, Veri Anggriono Sutiarto kepada KONTAN, kamis (16/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×