kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Indomaret belum akan terapkan kantong plastik berbayar


Minggu, 03 Maret 2019 / 18:56 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indomarco Prismatama pemilik gerai Indomaret belum akan menerapkan aturan kantong plastik berbayar kendati Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) telah efektif memberlakukan aturan tersebut per 1 Maret 2019 lalu bagi anggotanya.

Wiwiek Yusuf, Marketing Director Indomaret mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini lebih fokus pada edukasi dan solusi bagi pelanggannya. Saat ini, Indomaret tidak menyediakan kantong belanja plastik untuk daerah yang melakukan pelarangan peredaran kantong plastik di ritel modern.

“Kami mengikuti peraturan daerah, bila ada larangan ya kami tidak menyediakan kantong plastik,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (1/3).

Sedangkan secara umum, saat ini manajemen masih memberikan kantong plastik secara cuma-cuma kepada pelanggannya. Namun hal ini juga terus dibarengi dengan edukasi dan opsi untuk menyediakan tas belanja yang ramah lingkungan.

“Kami akan melakukan edukasi dan memberikan solusi terlebih dahulu kepada pelanggan kami,” lanjutnya.

Asal tahu saja, Aprindo telah mengeluarkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) yang efektif berlaku sejak 1 Maret 2019 lalu. Aturan tersebut memberikan keleluasaan bagi peritel untuk mengenakan biaya minimal Rp 200 per kantong kepada pelanggannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×