kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah di Piala Dunia U20, Begini Tanggapan Apindo


Jumat, 31 Maret 2023 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Batal Jadi Tuan Rumah di Piala Dunia U20, Apindo Sebut Dampak Ekonominya Bagi Indonesia


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pupus sudah harapan Indonesia setelah Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 di Indonesia. Pembatalan tersebut diumumkan dalam rilis resminya pada Rabu malam (29/3).

Pengumuman tersebut disampaikan usai pertemuan antara presiden FIFA Gianni Infantino dan presiden asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir. Keputusan FIFA untuk membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 Indonesia disebutkan karena "situasi terkini" yang ada di Indonesia.

Dengan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, selain berdampak pada masa depan sepakbola Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai hal tersebut juga akan berdampak pada hilangnya potensi pendapatan dari aktivitas ekonomi yang bisa diraup dari ajang tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sedih dan Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

“Bisa dipastikan trickle down effect untuk aktivitas ekonomi kita tidak bisa didapatkan,” kata Benny Soetrisno, Ketua Bidang Perdagangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kepada Kontan, Kamis (30/3).

Maklum saja dengan batalnya Indonesia sebagai tuan rumah, menyebabkan banyak pelaku usaha di tanah air yang gagal meraup berkah dari ajang ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×