kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.857   14,00   0,08%
  • IDX 8.218   -47,48   -0,57%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 831   -8,76   -1,04%
  • ISSI 295   -1,02   -0,34%
  • IDX30 433   -2,76   -0,63%
  • IDXHIDIV20 518   -3,55   -0,68%
  • IDX80 129   -1,20   -0,92%
  • IDXV30 143   -0,15   -0,10%
  • IDXQ30 140   -1,14   -0,81%

Indonesia Belum Mengajukan Permintaan Negosiasi Ulang FTA ASEAN-China


Jumat, 15 Januari 2010 / 15:20 WIB
Indonesia Belum Mengajukan Permintaan Negosiasi Ulang FTA ASEAN-China


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Meski sudah menyatakan akan melakukan renegosiasi 228 pos tarif sektor industri dalam perdagangan bebas (FTA) ASEAN-China, nyatanya hingga hari ini, Indonesia belum mengajukan permintaan negosiasi ulang.

Sekretaris Jenderal ASEAN, Surin Pitsuwan kepada AFP, mengaku tidak pernah ada surat pengajuan renegosiasi dari Indonesia. Ia bilang, Sekretariat ASEAN sudah menerima surat Kementerian Perdagangan RI yang menceritakan kesulitan yang bakal dihadapi industri domestik. "Namun tidak ada pengajuan untuk negosiasi ulang," katanya.

Gusmardi, Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan International Kementerian Perdagangan mengakui, mereka baru sebatas mengirimkan surat berupa pemberitahuan tentang sektor industri yang akan bermasalah dengan adanya kesepakatan tersebut kepada Sekretaris Jenderal ASEAN.

"Kita sudah kirim surat kita sampaikan ada masalah beberapa sektor," kata di Jakarta, (15/1). Ia bilang, Indonesia dalam surat tersebut tetap komitmen melanjutkan kesepakatan yang sudah disusun jauh hari sebelumnya.

Ditanya soal rencana renegosiasi, Gusmardi menjawab akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang tertuang dalam kesepakatan yang sudah ada di ACFTA. "Itukan ada tahapnya," jelas Gusmardi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×