kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indonesia patok nilai perdagangan dengan China US$ 50 M


Rabu, 20 Oktober 2010 / 15:39 WIB
ILUSTRASI. PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono menargetkan transaksi perdagangan Indonesia - China bisa bisa mencapai US$ 50 miliar. Target itu disampaikan, setelah setelah tahun 2008 lalu target transaksi perdagangan senilai US$ 30 miliar terpenuhi. Sehingga, untuk meningkatkan hubungan bilateral RI-China itu, Boediono menargetkan target baru dari perdagangan kedua negara.

Situs resmi Kementerian Perdagangan hari ini (20/10) menyebutkan, target dari transaksi perdagangan antar kedua negara itu tersebut disampaikan oleh Boediono dalam acara peresmian kota Solo sebagai City of Charm dan Paviliun Indonesia pada China Asean Expo (CAEXPO) ke-7, di Nanning International Convention & Exhibition Centre di Guangzhou China (19/10).

Dalam pameran CAEXPO itu, setidaknya ada terdapat 75 pengusaha UKM dari swasta dan juga wakil pemerintah daerah yang mengikuti pameran. Di antaranya: CV Ravena Batik Germanindo, Fantasea Bali, Prima Unggul Jaya Sentosa, serta Disperindag Prov. Jawa Tengah yang ikut berpatisipasipasi.

Target nilai transaksi perdagangan itu juga diharapkan akan mampu mendongkrak kunjungan dagang maupun wisatawan dari China atau sebaliknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×