kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.814   -14,00   -0,08%
  • IDX 8.115   83,54   1,04%
  • KOMPAS100 1.145   13,60   1,20%
  • LQ45 827   6,35   0,77%
  • ISSI 288   4,66   1,64%
  • IDX30 430   3,24   0,76%
  • IDXHIDIV20 516   3,47   0,68%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   0,93   0,67%

Indonesia patok nilai perdagangan dengan China US$ 50 M


Rabu, 20 Oktober 2010 / 15:39 WIB
Indonesia patok nilai perdagangan dengan China US$ 50 M
ILUSTRASI. PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono menargetkan transaksi perdagangan Indonesia - China bisa bisa mencapai US$ 50 miliar. Target itu disampaikan, setelah setelah tahun 2008 lalu target transaksi perdagangan senilai US$ 30 miliar terpenuhi. Sehingga, untuk meningkatkan hubungan bilateral RI-China itu, Boediono menargetkan target baru dari perdagangan kedua negara.

Situs resmi Kementerian Perdagangan hari ini (20/10) menyebutkan, target dari transaksi perdagangan antar kedua negara itu tersebut disampaikan oleh Boediono dalam acara peresmian kota Solo sebagai City of Charm dan Paviliun Indonesia pada China Asean Expo (CAEXPO) ke-7, di Nanning International Convention & Exhibition Centre di Guangzhou China (19/10).

Dalam pameran CAEXPO itu, setidaknya ada terdapat 75 pengusaha UKM dari swasta dan juga wakil pemerintah daerah yang mengikuti pameran. Di antaranya: CV Ravena Batik Germanindo, Fantasea Bali, Prima Unggul Jaya Sentosa, serta Disperindag Prov. Jawa Tengah yang ikut berpatisipasipasi.

Target nilai transaksi perdagangan itu juga diharapkan akan mampu mendongkrak kunjungan dagang maupun wisatawan dari China atau sebaliknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×