kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.098   -23,40   -0,38%
  • KOMPAS100 790   -3,70   -0,47%
  • LQ45 605   -3,07   -0,50%
  • ISSI 212   -0,25   -0,12%
  • IDX30 335   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 427   0,08   0,02%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 115   0,19   0,17%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Industri farmasi 2017 diprediksi tumbuh 10%


Minggu, 26 Maret 2017 / 19:46 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Asosiasi farmasi International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) memproyeksi tahun ini kinerja industri bisa tumbuh lebih baik dibandingkan tahun lalu.

"Tahun ini kenaikannya kira-kira 10%, bisa sampai US$ 6 miliar," kata Parulian Simanjuntak, Direktur Eksekutif International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), Rabu (22/3).

Tahun lalu, pasar industri farmasi berkisar US$ 5 miliar-US$ 5,5 miliar

Membaiknya sejumlah pelayanan kesehatan menjadi faktor pertumbuhan industri farmasi tahun ini. "Pertumbuhannya dipengaruhi oleh proyek Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang makin besar, akses ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) itu semua akan berpengaruh ke bertambahnya akses pelayanan kesehatan yang akan menumbuhkan bisnis farmasi dan obat-obatan," jelas Parulian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×