kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.081   43,56   0,72%
  • KOMPAS100 795   6,84   0,87%
  • LQ45 603   0,74   0,12%
  • ISSI 211   3,77   1,82%
  • IDX30 341   0,29   0,08%
  • IDXHIDIV20 423   -0,14   -0,03%
  • IDX80 91   0,69   0,77%
  • IDXV30 115   0,88   0,77%
  • IDXQ30 109   0,12   0,11%

Industri Kaca Lembaran Optimistis Menatap Semester II 2026


Selasa, 14 Juli 2026 / 13:14 WIB
Industri Kaca Lembaran Optimistis Menatap Semester II 2026
ILUSTRASI. Kaca Arsitektur dan Kaca Lembaran (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelaku industri kaca lembaran menatap prospek bisnis pada semester II 2026 dengan lebih optimistis. Kebijakan pemerintah yang memperluas alokasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) akan meningkatkan daya saing industri sekaligus menjadi penopang pemulihan permintaan dari sektor properti dan otomotif.

Ketua Umum Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) Yustinus Gunawan mengatakan, optimisme tersebut didorong peningkatan alokasi HGBT menjadi 62,5% dari sebelumnya 27,5% terhadap volume yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri ESDM.

Selain itu, harga gas bumi hasil regasifikasi LNG di Jawa Bagian Barat juga diturunkan menjadi US$ 13 per MMBTU dari rencana sebelumnya sebesar US$ 20 per MMBTU. Sementara di Jawa Bagian Timur, alokasi HGBT telah mencapai 56,93%.

"Prospek industri kaca optimistis membaik dengan daya saing yang pasti meningkat setelah pemerintah hadir mendorong peningkatan pasokan gas bumi melalui kebijakan HGBT," ujar Yustinus kepada Kontan, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: Infrastruktur Gas Lamban, Pasar Ekspor Masih Jadi Tumpuan Blok Masela

Menurut Yustinus, perbaikan daya saing tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri seiring membaiknya permintaan dari sektor pengguna utama, yakni properti dan otomotif.

Yustinus menyebut, kebutuhan hunian di Indonesia masih sangat besar, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Oleh karena itu, percepatan pembangunan perumahan dengan dukungan skema pembiayaan yang lebih terjangkau akan menjadi salah satu pengungkit permintaan kaca lembaran.

Di sisi lain, permintaan dari industri otomotif juga diperkirakan meningkat, terutama menjelang penyelenggaraan pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus mendatang.

"Kalau permintaan properti dan otomotif meningkat, tentu akan mendorong permintaan bahan bangunan dan komponen otomotif. Dampaknya akan lebih kuat menggerakkan roda perekonomian melalui industri dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja," kata Yustinus.

Meski demikian, peningkatan pesanan belum terlihat secara signifikan hingga pertengahan tahun. Menurut Yustinus, pelaku industri saat ini masih agresif mencari tambahan order, terutama dari pasar ekspor, baik pasar tradisional maupun pasar baru.

Ia berharap peningkatan permintaan mulai terlihat pada awal Agustus. Untuk itu, konsistensi implementasi kebijakan HGBT dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga optimisme industri.

"Konsistensi implementasi HGBT menjadi sorotan pelaku industri dan investor, baik domestik maupun asing. Bahkan sangat mungkin pasokan HGBT nantinya bisa mencapai 80% dari alokasi yang ditetapkan pemerintah," ungkapnya.

Baca Juga: Industri Baja RI Optimistis Semester II, Tapi Bayang-Bayang Impor Mengintai

Selain HGBT, Yustinus juga mendorong penguatan kebijakan di sektor perumahan serta pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) segmen entry level agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan efek berganda terhadap permintaan produk kaca.

Dari sisi utilisasi, AKLP memperkirakan tingkat utilisasi industri kaca lembaran pada Juni 2026 berada di kisaran 75%. Angka tersebut masih dalam proses finalisasi sebelum dilaporkan kepada Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Kementerian Perindustrian.

"Harapannya utilisasi bisa berada di kisaran 75%," imbuh Yustinus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×