CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Industri otomotif optimistis pasar akan tumbuh di akhir tahun, ini pertimbangannya


Jumat, 15 Mei 2020 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Pekerja merakit mesin mobil Mercedes-Benz yang selesai dirakit di pabrik Mercedes-Benz Indonesia, Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/12/2018). Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang didirikan pada tahun 1978 dengan mempekerjakan lebih dar


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Noverius Laoli

Di webinar yang sama Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan pihaknya fokus memanfaatkan data based yang ada untuk memenuhi kebutuhan pelanggan mobil Isuzu.

"Meski situasi saat ini menantang, kami telah jalankan 100 bengkel berjalan Isuzu untuk permintaan after sales," terangnya.

Baca Juga: Industri manufaktur atur ulang alokasi capex tahun ini akibat wabah virus corona

Menurut manajemen penerimaan dari pelanggan sangat positif.

Ke depan perusahaan terus mempelajari pola perilaku konsumen otomotif saat dan di masa depan usai pandemi, sebab menurut Ernando industri otomotif harus ikut mengakselerasi diri dengan tumbuhnya kecenderungan digitalisasi di tengah pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×