kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri sawit keluhkan kenaikan tarif asuransi


Rabu, 25 Juni 2014 / 19:09 WIB
ILUSTRASI. Logo Tesla terlihat pada upacara peletakan batu pertama Tesla Shanghai Gigafactory di Shanghai, China 7 Januari 2019. REUTERS/Aly Song


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Industri sawit semakin tertekan. Sebab sejak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan tarif premi asuransi baru, tarif asuransi yang harus dibayarkan perusahaan sawit mengalami peningkatan yang signifikan. "Meningkat tiga kali lipat, dari asuransi lama," kata Sahat Sinaga Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Rabu (25/6).

Tak pelak, kondisi tersebut membuat pengusaha dibidang persawitan teriak. GIMNI sendiri mengharap agar pemberlakuan kebijakan tersebut diundur setidaknya di tahun 2015 mendatang. Hal ini agar ada kesiapan dari kalangan pelaku usaha untuk menganggarkannya terlebih dahulu. 

Sahat mengkritik, seharusnya kebijakan untuk menaikkan tarif asuransi tersebut harus dilakukan kajian secara menyeluruh dan pengambilan data yang lebih lama. Seperti diketahui OJK telah menetapkan tarif asuransi melalui surat Edaran (SE) nomor 06 yang berlaku mulai Februari tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×