kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Industri Tekstil Mulai Dapat Pasokan Bahan Baku dari Petronas


Rabu, 15 April 2026 / 15:42 WIB
Industri Tekstil Mulai Dapat Pasokan Bahan Baku dari Petronas
ILUSTRASI. Pekerja mengerjakan proses tenun kain di pabrik PT Trisula Textile Industries Tbk (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional mulai mendapatkan tambahan pasokan bahan baku di tengah tekanan rantai pasok global.

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menyebut sebagian pelaku usaha telah memperoleh suplai terbatas dari perusahaan energi Malaysia, Petronas.

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa mengatakan, pasokan tersebut memang masih dalam jumlah kecil dan belum merata ke seluruh pelaku industri.

“Dari anggota kami, sudah ada yang mendapatkan sebagian kecil dari Petronas,” ujarnya ditemui usai agenda pembukaan Pameran Indo Intertex Inatex di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: API Siap Gandeng India untuk Tingkatkan Kinerja Industri Tekstil Nasional

Menurut Jemmy, gangguan rantai pasok bahan baku tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga negara lain. Hal ini berkaitan dengan dinamika global di sektor energi, mengingat bahan baku tekstil, seperti serat sintetis, merupakan turunan dari minyak bumi.

Ia menilai kondisi tersebut turut dipengaruhi ketegangan geopolitik global yang berdampak pada pasokan minyak dan turunannya. Namun, Jemmy optimistis pemerintah tengah berupaya mengatasi persoalan ini, termasuk dengan membuka akses pasokan dari berbagai negara.

“Pemerintah pasti mencari sumber-sumber rantai pasok baru yang bisa menyuplai kebutuhan industri di dalam negeri,” jelasnya.

Baca Juga: Terdampak Konflik Timur Tengah, Harga Bahan Baku Tekstil Naik hingga 40 Persen

Selain dari Malaysia, API mencatat pasokan bahan baku utama seperti monoethylene glycol (MEG) masih berasal dari kawasan Timur Tengah, salah satunya melalui perusahaan petrokimia SABIC.

Jemmy berharap, dengan langkah diversifikasi sumber pasokan dan dukungan pemerintah, tekanan terhadap industri tekstil dapat segera mereda dan pasokan bahan baku kembali stabil dalam waktu dekat.

Baca Juga: API Buka Peluang Kolaborasi Teknologi Mesin Tekstil dengan India untuk Hemat Energi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×