kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ini alasan Mitra Adiperkasa (MAPI) masuk ke segmen gadget


Kamis, 05 September 2019 / 19:24 WIB
Ini alasan Mitra Adiperkasa (MAPI) masuk ke segmen gadget
ILUSTRASI. Gerai milik PT Mitra Adiperkasa Tbk

Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) baru saja meluncurkan gerai ritel gadget perdananya Digimap hari ini. Langkah ini menandakan ekspansi yang luas bagi MAPI untuk memperkuat segmen lifestyle yang menjadi fokus utamanya.

Fetty Kwartati, Head of Corporate Communications MAPI menyampaikan Digimap menjadi Apple Authorised Reseller yang cocok untuk melengkapi produk lifestyle MAPI lainnya.

Hal ini juga sejalan dengan strategi 360 degree retailing perusahaan yang memenuhi kebutuhan lifestyle semua segmen.

"Jadi MAP sebagai Apple Premium Reseller berusaha untuk melengkapi produk-produknya yang sifatnya lifestyle untuk mendukung bisnis MAP," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/9).

Baca Juga: Mengusung 360 degree retailing, Mitra Adiperkasa (MAPI) memperluas produk dan segmen

Digimap merupakan konsep baru MAPI yang menjajakan produk-produk Apple mulai dari iPhone, iPad, Mac, iWatch dan aksesoris lainnya.

Berdasarkan informasi yang Kontan.co.id terima, untuk mengembangkan Digimap, MAPI melakukan akuisisi terhadap gerai Infinite yang juga merupakan premium reseller produk Apple di Indoneisa.

"Saya tidak bisa mengomentari (akuisisi) itu karena ini konsep baru. Konsep MAP dan kami juga mengganti nama kan Digimap, jadi kami anggapnya ini sebagai konsep ritel barunya MAP khusus digital," lanjutnya.

Baca Juga: Sampai akhir tahun MAPI bakal tambah sepuluh gerai Digimap

Harapannya hadirnya gerai Digimap bisa berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan. Asal tahu saja, MAPI membidik pertumbuhan tahunan di level 14%-15% dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat mencapai Rp 18,92 triliun.

"Kami baru launching Digimap sebulan lalu jadi masih relatif kecil (kontribusinya). Ini masih inline dengan budget kami tetapi tetap karena baru launching sebulan ini terlalu awal untuk disimpulkan," tutupnya.




TERBARU

Close [X]
×