kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Ini alasan pemerintah impor listrik dari Malaysia


Selasa, 19 November 2013 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Perpanjang SIM A & C Sejam Beres, Cek Jadwal SIM Keliling Depok Hari Ini 7 Juli 2022


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan kebijakan untuk mengimpor listrik dari Malaysia. Alasan utama pemerintah impor listrik dari Malaysia, agar pembangkit listrik dalam negeri yang masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa dikurangi produksinya.

"Impor listrik prinsipnya menurunkan biaya (BBM) sambil memperkuat tarif listrik kita," ujar Jarman, Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM, Selasa (19/11).

Jarman menyebutkan, beberapa pembangkit listrik di Kalimantan Barat masih menggunakan BBM sebagai bahan untuk beroperasi. Dengan kebijakan mengimpor listrik dari Malaysia bisa mengurangi konsumsi BBM.

"Sekarang kita punya kebijakan dari Malaysia 900 kwh, mengganti pembangkit listrik dari BBM," jelas Jarman

Menurut Jarman negara bisa menghemat kuota BBM dan mendapatkan produksi listrik yang lebih besar dengan impor, daripada menggunakan pembangkit listrik yang masih mengonsumsi BBM.

"Ini menghemat 3.500 per kwh daripada memakai pembangkit yang menggunakan BBM," papar Jarman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×