kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini penyebab proyek kereta cepat Jakarta-Bandung molor


Kamis, 15 Maret 2018 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. LAHAN PROYEK KERETA CEPAT


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung dipastikan akan mundur penyelesaiannya. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya urusan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk lajur kereta.

Arie Yuriwin, Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN menyatakan, lahan untuk kereta cepat itu masuk ke dalam kawasan industri dan komplek pemukiman. Oleh karena itu, biaya penggantian wajarnya tidak hanya mempertimbangkan harga pasar saja.

"Ada nilai premiumnya dan dampak sosialnya. Risiko akibat pembebasan lahan itu termasuk masa tunggu pembayaran itu juga harus diperhitungkan," ujar Arie di Jakarta, Kamis (15/3).

Apalagi pembebasan lahan yang ditunjuk ternyata juga harus melakukan pembelian lahan diluar trase atau jalur yang ditentukan. Hal ini yang menyebabkan progres pembebasan lahannya tersendat sehingga seharusnya proyek tersebut bisa rampung 2019 menjadi molor.

Praktik seperti ini kerap terjadi dalam pembebasan lahan untuk proyek-proyek strategis. Menurut Arie, perlu adanya perencanaan yang matang sehingga pada saat implementasi tidak membuat biaya investasi membengkak.

"Maladministrasi itu semua banyak hampir 1.838 bidang," kata Arie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×