kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45853,01   9,54   1.13%
  • EMAS941.000 -0,21%
  • RD.SAHAM 0.02%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Ini potensi sumberdaya dan cadangan tambang minerba yang dimiliki Indonesia


Senin, 16 Maret 2020 / 06:05 WIB
Ini potensi sumberdaya dan cadangan tambang minerba yang dimiliki Indonesia

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono menyatakan bahwa potensi sumber daya dan cadangan barang tambang Indonesia masih cukup melimpah. Khususnya untuk tambang jenis mineral.

"Potensi sumber daya dan cadangan minerba masih besar. Khususnya nikel masih cukup lumayan, kemudian besi, bauksit dan perak," ujar Bambang dalam paparan yang digelar di Kantornya, Kamis (12/3) lalu.

Baca Juga: Dewata Freight International (DEAL) fokus diversifikasi untuk menopang kinerja

Bambang memaparkan, total sumber daya bauksit yang dimiliki Indonesia sebesar 3,3 miliar bijih ton sementara untuk cadangannya sebanyak 2,38 miliar bijih ton. Untuk besi, sumber daya yang ada mencapai 12,07 miliar bijih ton dengan cadangan sebesar 3,07 miliar bijih ton.

Sementara itu, Indonesia memiliki sumber daya emas primer sebanyak 11,4 miliar bijih ton dengan cadangan sebesar 3,02 miliar bijih ton. Untuk nikel, sumber daya yang dimiliki Indonesia mencapai 9,31 miliar bijih ton dengan cadangan 3,57 miliar bijih ton.

Sumber daya perak tercatat sebanyak 6,44 miliar bijih ton dengan jumlah cadangan sebesar 2,76 miliar bijih ton. Sementara tembaga, sumber daya yang dimiliki Indonesia tercatat sebanyak 12,46 miliar bijih ton dengan cadangan 2,76 miliar bijih ton.

Baca Juga: Wabah corona meluas, bagaimana ekspansi bisnis United Tractors (UNTR)?

Untuk emas aluvial, total sumber daya yang dimiliki Indonesia sebesar 1,61 miliar bijih ton dalam meter kubik dengan cadangan 6,06 juta bijih ton dalam meter kubik. Sedangkan untuk timah, sumber daya yang ada sebesar 3,87 miliar bijih ton dalam meter kubik, dengan cadangan 1,2 miliar bijih ton dalam meter kubik.

Data tersebut, berdasarkan laporan dari Badan Geologi Kementerian ESDM pada tahun 2019 dengan status data per Desember 2018. "Ini sumber dari Badan Geologi karena yang mempunyai fungsi memberikan data cadangan. Ini kondisinya," ungkap Bambang.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×