Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo
Atas keterlambatan laporan keuangan tersebut, saham SUGI sempat beberapa kali disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lawrence mengatakan, pihaknya akan segera merilis laporan keuangan yang sempat tertunda secara bertahap dalam 6 bulan ke depan. “Kami akan tunjuk lembaga profesional untuk membantu perilisan laporan keuangan tersebut,” ujar dia.
Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan gambaran kinerja SUGI sepanjang tahun 2019 berjalan.
Baca Juga: Saham Sugih Energy (SUGI) disuspensi lagi, ini sebabnya
Selain itu, manajemen SUGI juga akan melakukan penilaian kembali terkait rencana eksplorasi Blok Minyak dan Gas Non-Konvensional (MNK) Selat Panjang, Riau. Proyek ini sebenarnya sudah pernah digagas perusahaan sejak akhir tahun lalu. Catatan Kontan, proyek tersebut membutuhkan dana sebesar US$ 27,95 juta.
Lawrence menyebut, perusahaan akan melakukan pembicaraan yang melibatkan direksi, komisaris, hingga pemegang saham untuk perkembangan proyek eksplorasi tersebut. Tidak menutup kemungkinan pula SUGI akan mencari investor baru yang dapat memudahkan pendanaan proyek tersebut maupun kebutuhan perusahaan lainnya.
“Selama upaya perbaikan 6 bulan ke depan, kegiatan operasional perusahaan pastinya tetap berjalan,” tandas dia.
Baca Juga: Edward Soeryadjaya Kembali Huni Sel Tahanan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News