kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

INSA Khawatir Premi Asuransi Kapal Naik


Jumat, 16 April 2010 / 06:38 WIB
INSA Khawatir Premi Asuransi Kapal Naik


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Ketua Umum Perusahaan Angkutan Pelayaran Niaga Nasional (Indonesia National Shipowners Association/ INSA) Johnson W Sutjipto mengaku tidak banyak mengalami kerugian akibat kerusuhan Koja Rabu lalu.

Yang membuatnya khawatir adalah naiknya premi asuransi yang akan dibayarkan kapal jika masuk ke pelabuhan. “Saat ini Pelabuhan Tanjung Priok sudah dikategorikan sebagai pelabuhan yang berisiko,” kata Johnson.

Ia menyebutkan, Joint War Committee (JWC) sebuah organisasi yang mengidentifikasi pelayanan dan keamanan pelabuhan dunia di London, memasukan Tanjung Priok sebagai pelabuhan yang rawan dan berisiko baik itu tawuran maupun kerusahan atau bentuk lain.

“Padahal kita sekarang sedang berusaha agar status sebagai pelabuhan berisiko itu dicabut,” harapanya.

Namun sayang, keinginan dari INSA tersebut pupus karena adanya kerusuhan yang melanda Rabu lalu itu. Dengan insiden tersebut, maka pelabuhan di Indonesia akan tetap masuk sebagai pelabuhan yang beresiko tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×