kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

INTP masih fokus di pasar ritel


Selasa, 10 Januari 2017 / 11:06 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ekspansi industri semen yang terjadi di 2016 membuat persaingan bisnis semen semakin ketat. Pigo Pramusakti, Sekretaris Perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), bilang, pihaknya mesti berjuang ekstra agar bisa mencetak kinerja penjualan semen positif tahun ini.

Pemerintah punya proyek infrastruktur, tapi tak bisa menjadi andalan bagi seluruh perusahaan semen. "Jika ada proyek jalan tol, kami berharap, efek dari pembukaan jalan, seperti proyek perumahan dan aktivitas perdagangan, kata Pigo kepada KONTAN, Senin (9/1).

Ia menilai, pihaknya lebih mengandalkan penjualan semen ritel yang pasarnya mencapai 75% dari total permintaan. Sisanya, 20% proyek komersial dan 5% dari infrastruktur. "Jadi walaupun demand infrastruktur digenjot pemerintah, penyerapannya tidak besar," kata Pigo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×