kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Investasi di Indonesia Pasca-Lebaran Masih Menarik, Ini Catatan Pengusaha


Jumat, 04 April 2025 / 05:29 WIB
Investasi di Indonesia Pasca-Lebaran Masih Menarik, Ini Catatan Pengusaha
ILUSTRASI.  Ketua Umum KADIN DKI, Diana Dewi. Setelah periode Ramadan dan Lebaran, dunia usaha mulai kembali menggeliat dengan prospek investasi yang terus berkembang.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah periode Ramadan dan Lebaran, dunia usaha mulai kembali menggeliat dengan prospek investasi yang terus berkembang. 

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi menyatakan, masih ada optimisme terhadap potensi investasi pasca-Lebaran, meskipun masih ada sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi.

"Sebagai pengusaha, kita harus tetap optimistis terhadap prospek investasi pasca-Lebaran. Saya yakin, pemerintah akan terus mendorong hadirnya investor-investor baik dalam maupun luar negeri. Hanya saja, hal tersebut harus diimbangi dengan kebijakan yang mengacu pada ekonomi berkelanjutan," ujar Diana kepada Kontan, Kamis (3/4).

Baca Juga: VinFast akan Bangun Pabrik di Indonesia

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pembenahan regulasi, terutama setelah maraknya permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari berbagai pihak menjelang Idul Fitri. 

"Belajar dari peristiwa maraknya permintaan THR dari oknum dan ormas jelang Idul Fitri, pemerintah harus mencari formulasi tepat agar hal tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari," tambahnya.

Diana menuturkan bahwa beberapa sektor diperkirakan akan tetap mengalami pertumbuhan pasca-Lebaran 2025. 

"Sektor yang diperkirakan akan tetap tumbuh pasca-Lebaran tahun ini mencakup konsumsi dan ritel, perkebunan dan ketahanan pangan, bahan baku dan pertambangan, serta perbankan," jelasnya.

Baca Juga: Alarm Menyala, Risiko Berinvestasi di Indonesia Semakin Tinggi

Dalam upaya menarik lebih banyak investasi, Diana juga menyoroti perlunya insentif dari pemerintah. 

"Pemerintah diharapkan dapat mengeluarkan kebijakan yang kondusif untuk menarik investasi, seperti penyederhanaan regulasi dan insentif untuk investor. Juga pemerintah diharapkan melakukan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan keamanan investasi," jelasnya.

Dengan adanya kebijakan yang tepat, Diana optimistis investasi dapat terus tumbuh dan mendukung pemulihan serta pertumbuhan ekonomi nasional pasca-Lebaran.

Selanjutnya: Membangun Tata Kelola Lisensi dan Royalti Musik di Indonesia

Menarik Dibaca: Bandung Hujan Hingga Siang, Ini Prakiraan Cuaca Besok (5/4) di Jawa Barat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×