kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Investasi sektor minerba masih di bawah 30%, diprediksi bakal meleset dari target


Minggu, 23 Agustus 2020 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Realisasi investasi sektor mineral dan batubara (minerba) ditaksir bakal meleset dari target di tahun ini.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

Selain pasar dan harga yang tertekan, pandemi covid-19 juga membuat pengerjaan proyek pertambangan menjadi terhambat. Khususnya dalam hal proyek hilirisasi atau smelter. "Hampir semua proyek di tambang terhambat, termasuk smelter karena barang dan material terlambat masuk ke proyek. Konsultan dan tenaga kerja juga terhambat masuk karena covid-19," jelas Irwandy.

Merujuk pada pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, sebagai konsekuensi dari adanya proyek yang tertunda, investasi di lini pembangunan smelter pun bakal bergeser. Ada dua kemungkinan yang disimulasikan pemerintah.

Pertama, jika pandemi Covid-19 selesai pada pertengahan tahun ini, maka investasi pada proyek smelter diperkirakan hanya akan terealisasi di angka US$ 1,9 miliar atau sekitar 50% dari target.

Kedua, jika Covid-19 berlanjut hingga akhir tahun, maka rencana investasi smelter di tahun ini akan bergeser ke tahun 2021 mendatang.

Adapun, rencana investasi smelter di tahun ini sebenarnya mencapai US$ 3,76 miliar, jauh di atas realisasi investasi smelter tahun lalu yang berada di angka US$ 1,41 miliar.

Baca Juga: Harga komoditas tertekan, simak rekomendasi saham emiten batubara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×