kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Jamaah umrah dari Indonesia masih bisa berangkat pagi tadi


Kamis, 27 Februari 2020 / 13:05 WIB
Jamaah umrah dari Indonesia masih bisa berangkat pagi tadi
ILUSTRASI. Masjidil Haram. REUTERS/Waleed Ali

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji Indonesia (SAPUHI) masih cari kepastian akan suspensi visa masyarakat Indonesia yang hendak mengunjungi Tanah Suci. Hal tersebut lantaran belum adanya kepastian akan jamaah Indonesia untuk berangkat umroh.

Wakil Ketua Umum SAPUHI, Alfa Edison menyebutkan hingga pagi ini pihaknya memantau jamaah masih bisa berangkat ke Tanah Suci. Padahal visa umroh maupun visa turis telah tersuspensi sejak diumumkan malam tadi.

Baca Juga: Presiden Jokowi menghargai keputusan Arab Saudi tangguhkan sementara jemaah umroh

Ia menyebut setelah menghubungi pihak maskapai juga pemberangkatan jamaah masih sesuai jadwal. Dengan begitu, jamaah umrah dari Indonesia masih bisa berangkat pagi tadi. "Belum ada pembatalan pemberangkatan," ujarnya kepada kontan.co.id, Kamis (27/2).

Walaupun begitu, dirinya mengaku belum mengetahui apakah mulai besok jamaah umrah bisa berangkat atau tidak. Hal tersebut lantaran belum ada kejelasan efektivitas dari penangguhan visa untuk masuk ke Arab Saudi, sementara berdasarkan informasi yang diterima pihaknya sesuai dengan berlakunya suspensi negara tersebut tidak menerima masyarakat yang pergi umrah baik dengan visa umrah maupun visa turis.

Karenanya, Alfa menyebut pihaknya masih berupaya memperjelas hal tersebut. "Yang jelas saat ini pembuatan visa baru sudah tidak bisa dilakukan," lanjutnya.

Oleh sebab itu, ia menyebut sedang melakukan diskusi internal yang mana membahas rekomendasi-rekomendasi yang apa yang akan diajukan kepada Kementerian Agama. Selain itu, pihaknya juga tengah mendorong pemerintah untuk membicarakan hal ini kepada pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Arab Saudi hentikan sementara kegiatan umrah, DPR minta Kemenag segera koordinasi

"Karena Indonesia bukan termasuk negara yang terdampak virus korona jadi kami berharap melalui G2G (goverment to goverment) dapat mendiskusikan hal ini agar masyarakat Indonesia tetap bisa berangkat umroh," tuturnya.

Sekedar informasi, berdasarkan laporan kantor berita SPA, Kamis (27/2/2020), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan bahwa prosedur ini bersifat sementara, dan akan terus dievaluasi oleh pihak yang berwenang. 

"Kerajaan memperbarui kebijakan untuk semua tindakan internasional yang diambil demi membatasi penyebaran virus," demikian pernyataan Kemenlu Arab Saudi yang dikutip dari SPA.




TERBARU

Close [X]
×