kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jasa Armada (IPCM) Perpanjang Kerjasama Pemanduan dan Penundaan di Berbagai Wilayah


Kamis, 16 Februari 2023 / 07:40 WIB
Jasa Armada (IPCM) Perpanjang Kerjasama Pemanduan dan Penundaan di Berbagai Wilayah


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengebut bisnisnya sejak awal tahun 2023, dengan memperpanjang kerja sama di berbagai wilayah. Terbaru, IPCM melanjutkan kemitraan dengan PT Krakatau Bandar Samudera dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten.

Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Rabu (15/2). Dengan ruang lingkup pelayanan jasa pemanduan dan penundaan serta penyediaan sarana bantu pemanduan berupa kapal tunda di area Terminal Cigading.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menjelaskan langkah ini merupakan sinergi antar perusahaan BUMN yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap utilisasi kapal. Adapun  kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah dimulai sejak 1 Desember 2021.

IPCM telah melakukan penyandaran kapal di Pelabuhan Cigading dengan total puluhan gerakan kapal keluar-masuk pelabuhan. Menghasilkan penambahan total pendapatan per bulan di area operasional IPCM hingga 45%.

"Kapal-kapal cape size yang melakukan sandar di dermaga Cigading juga dapat melakukan kegiatan operasionalnya dengan aman dan waktu yang efektif," kata Shanti dalam rilis, Rabu (15/2).

Baca Juga: Perkuat Layanan, Jasa Armada Indonesia (IPCM) Merilis 3 Kapal Pandu Baru

Sebelumnya, pada 1 Februari 2023 IPCM telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Jawa Satu Power. Kedua pihak sepakat untuk melakukan perpanjangan waktu perjanjian sewa kapal tunda untuk wilayah operasional  Jawa Satu Power terhitung 1 Maret 2023.

Selain itu, pada 13 Februari 2023 IPCM juga meneken perjanjian kerja sama penyediaan sarana bantu dan prasarana pemanduan. Meliputi pelayanan pemanduan dan penundaan di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Cirebon Electric Power serta Terminal Khusus (Tersus) PT Cirebon Energi Prasarana.

Merujuk pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, Direktur Utama Jasa Armada Indonesia, Shanti Puruhita, mengungkapkan strategi bisnis IPCM menyesuaikan dengan rencana induk perusahaan yang bergerak di bidang jasa maritim.

Emiten Grup Pelabuhan Indonesia (Pelindo) ini terus melakukan penguatan armada tunda dan pandu untuk meningkatkan pelayanan operasional. Untuk tahun ini, IPCM menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 124,5 miliar.

 

Mayoritas investasi dialokasikan untuk pembangunan kapal dan transformasi di bidang informasi dan teknologi. IPCM pun  sedang merampungkan pembangunan beberapa armada kapal tunda maupun kapal pandu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×