kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.979   -34,00   -0,19%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Jembo prediksi kinerja 2017 lebih rendah dari 2016


Rabu, 04 Oktober 2017 / 20:24 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan kabel optik PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) diperkirakan belum bisa memenuhi target tahun ini.  Antonius Benady, Sekretaris Perusahaan sekaligus Direktur JECC mengatakan, sampai dengan September 2017 ini realisasi penjualan masih mencapai 50% dari target.

"Artinya sampai Desember ini realisasi baru di angka 70%-75%. Tampaknya penjualan fiber optic tahun ini masih di bawah tahun lalu," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (4/10). Sayangnya ia tidak membeberkan berapa realisasi penjualan kabel optik di tahun ini.

Sampai semester I 2017 Jembo mengalami penurunan kuantitas penjualan fiber optic. Di antara semua penjualan kabel, jenis kabel fiber optic Jembo tertekan 52% dari Rp 168 miliar menjadi hanya Rp 80 miliar. Saat ini, harga bahan baku fiber optic juga mengalami kenaikan seperti halnya dengan bahan baku kabel lainnya.

Jembo memang menyuplai kebutuhan kabel Palapa Ring, tapi pembayaran untuk proyek ini relatif lebih lamban ketimbang PLN karena memakan waktu setidaknya 8-10 bulan. Meski begitu Antonius optimistis pasar kabel optik masih sangat potensial tumbuh di Indonesia ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×