kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Jero minta Pertamina jangan pelit dana untuk RFID


Rabu, 11 Desember 2013 / 18:28 WIB
Jero minta Pertamina jangan pelit dana untuk RFID
ILUSTRASI. Pudarkan Flek Hitam! Ketahui 4 Manfaat Sarang Burung Walet untuk Kecantikan


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta PT Pertamina Persero untuk mempercepat pamasangan radio frequency identification (RFID). Ia meminta agar personal pemasang RFID terus ditambah dan diperbanyak.

Penambahan tenaga pemasangan RFID ini mendesak dilakukan untuk mengatasi antrian panjang tiap kali pemasangan RFID. "Saya minta diperbanyaklah tenaga untuk itu. Kita punya banyak orang yang perlu pekerjaan," tutur Jero saat ditemui di kompleks Istana Negara, Rabu (11/12).

Ia mengatakan bila selama ini ada sekitar 10 orang yang memasang RFID, maka Pertamina harus menambahnya menjadi 30 orang. Apalagi, pemasangan RFID ini, lanjut Jero tidaklah sulit. Sehingga, tidak perlu berpikir panjang atau ragu-ragu untuk menambah personil pemasangan RFID.

"Jangan ragu-ragu, jangan pelit-pelit, rekrutlah teman-teman yang lulusan SMA untuk pasang-pasang sehingga mereka dapat pekerjaan, dan antrian berkurang," ujar Jero.
 
Karena itu, Jero kembali meminta Pertamina untuk tidak terlalu pelit dan takut mengeluarkan biaya yang besar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, percepatan pemasangan RFID juga turut membantu pemerintah memantau pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran.

Seperti diketahui, Pertamina dan PT INTI kini sedang gencar melakukan pemasangan RFID. Alat ini berguna untuk mencatat pemakaian penjualan BBM bersubsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×