kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jumlah maksimum gerai waralaba dibatasi?


Jumat, 28 September 2012 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Periksa kurs dollar-rupiah di Bank Mandiri hari ini, Selasa 3 Agustus 2021


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah kembali menyatakan komitmennya untuk membatasi jumlah gerai waralaba yang dikuasai pemilik waralaba. Dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) teknis waralaba yang dirilis Kementerian Perdagangan hari ini (28/9), tertera jumlah maksimum gerai waralaba yang boleh dikuasai pemilik waralaba.

Jumlah maksimum gerai waralaba yang dikuasai pemilik waralaba itu maksimum hanya 150 gerai, plus ditambah 60% dari jumlah gerai yang sudah diwaralabakan. Contoh, jika pemilik waralaba memiliki 100 gerai terwaralaba atau mitra, maka Ia bisa menambah 60 gerai tambahan lagi yang menjadi miliknya sendiri.

Artinya, jika pemilik waralaba memiliki banyak mitra, maka dia berkesempatan menambah gerai lagi. Aturan baru ini disampaikan oleh Gunaryo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag di Jakarta, Jumat (28/9).

"Makin banyak kolaborasi, makin banyak pewaralaba memiliki gerai," jelas Gunaryo, Jumat (28/9). Gunaryo bilang, dirinya tidak bermaksud membatasi pelaku usaha, namun ingin mengajak pelaku usaha waralaba mencari lebih banyak mitra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×