kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jumlah pengawas barang beredar masih minim


Jumat, 28 Maret 2014 / 15:30 WIB
Jumlah pengawas barang beredar masih minim
ILUSTRASI. Drakor Shadow Detective, drakor misteri kriminal baru yang tayang di Disney+ dan dibintangi oleh aktor veteran Lee Sung Min dan Jin Goo.


Reporter: Handoyo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku kewalahan dalam melakukan pengawasan barang beredar. Selama ini, jumlah personel pengawasan hanya sebanyak 800 orang. Padahal, dengan luas wilayah Indonesia seharusnya jumlah personel pengawasannya mencapai 5.000 orang.

Widodo, Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (Dirjen SPK) mengatakan, di wilayah perbatasan Indonesia seperti Kalimantan, Batam dan Sumatera bagian timur masih banyak terdapat pelabuhan tikus sehingga potensial adanya penyelundupan. "Kewalahan sekali dengan hanya 800 personil," kata Widodo, Jumat (28/3).

Pengawasan semakin berat ketika berada ditingkat pedagang pengecer yang lokasi berdagangnya tidak menetap tetapi berubah-ubah.

Untuk meminimalisir adanya pelanggaran tersebut, Kemendag telah bekerjasama dengan delapan instansi lain seperti BPOM, Dirjen P2HP Kementan, Barantan, KKP serta bea cukai. Masing-masing instansi akan bersinergi memberikan informasi terkait adanya pelanggaran barang beredar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×