kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kalbe Farma (KLBF) bidik penjualan bisa tumbuh hingga 9% di 2020


Senin, 27 Januari 2020 / 20:02 WIB
Kalbe Farma (KLBF) bidik penjualan bisa tumbuh hingga 9% di 2020
ILUSTRASI. Vidjongtius, Presiden Director PT Kalbe Farma Tbk. Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membidik penjualan bisa tumbuh hingga 9% di sepanjang 2020.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membidik penjualan bisa tumbuh hingga 9% di sepanjang 2020.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan pertumbuhan penjualan tahun 2020 diperkirakan sekitar 7%-9%.

Hingga kuartal III 2019 lalu, pendapatan KLBF masih didominasi segmen distribusi dan logistik berkontribusi yakni sebesar Rp 5,30 triliun. Tahun ini, kontribusi penjualan diprediksi akan merata.

Baca Juga: Anggarkan capex Rp 1 triliun, Kalbe Farma (KLBF) selesaikan proyek jelang lebaran

"Kontribusi penjualan akan cukup merata dari divisi pharma, consumer health, nutrisi dan distribusi," kata Vidjongtius kepada Kontan.co.id, Senin (27/1).

Tahun ini, KLBF menganggarkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp 1 triliun untuk menyelesaikan beberapa pabrik yang berjalan di Cikarang.

Vidjongtius menjelaskan, belanja modal tersebut untuk keperluan beberapa pabrik yang akan diselesaikan yakni Pabrik Bintang Toedjoe, Sakafarma. Adapun sebagian lagi akan digunakan untuk ekspansi anak usaha KLBF yang bergerak di bidang jasa distribusi dan logistik yakni PT Enseval Putra Megatrading.

Ia menambahkan fokus Kalbe Farma di sepanjang tahun ini adalah memperdalam pasar domestik. Salah satu caranya dengan terus berpartisipasi pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan rumah sakit swasta.

KLBF juga terus berupaya melebarkan distribusi ke daerah yang masih belum terkaver. Untuk penjualan ekspor, Vidjongtius menyatakan, KLBF akan terus meningkatkan pendalaman pasar terkhusus di  Asean dan beberapa negara Afrika seperti Nigeria. 

Baca Juga: Anak usaha Kalbe Farma (KLBF) berharap bisa segera pasarkan obat ginjal EPO-HyFc




TERBARU

Close [X]
×