kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kalbe Farma siapkan capex Rp 1,5 T tahun ini


Selasa, 03 Januari 2017 / 23:38 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk telah menghabiskan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 1 triliun, dari alokasi Rp1 triliun - Rp1,5 triliun tahun 2016 lalu. Nah, tahun ini perusahaan yang memiliki kode emiten KLBF di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga akan menggelontorkan capex sebesar Rp 1 triliun - Rp1,5 triliun.

Direktur Independen sekaligus Sekretaris Perusahaan Kalbe Farma Vidjongtius menuturkan, dana tersebut di antaranya untuk membangun pabrik Biofarmasi di Cikarang, Jawa Barat. Pabrik tersebut bakal menjadi pabrik ke-12 yang menghabiskan investasi senilai US$ 30 juta-US$ 40 juta.

"Jadwal beroperasi pada 2018 dengan operasional tahap awal 10%-20% dari total kapasitas," katanya ke KONTAN, Selasa (3/1).

Sisanya capex tersebut akan digunakan untuk maintenance pabrik, IT sistem dan distribusi. “Tahun lalu capex kami sama, yang terserap Rp 1 triliun hingga akhir tahun,” ujar Vidjongtius.

Sebagai gambaran, tahun 2015 lalu Kalbe Farma mencatatkan pendapatan Rp 17,8 triliun. Dengan target pendapatan 8%-10% pada 2016 lalu, artinya hingga akhir tahun, perusahaan tersebut menargetkan pendapatan Rp 19,2 triliun -19,5 triliun.

Pihaknya optimistis tahun lalu dapat meraih target yang sudah direncanakan. "Kami optimistis mencapai target tersebut," ungkap Vidjongtius.

Asal tahu saja, dari ke-11 pabrik milik Kalbe Farma, saat ini rata-rata utilitas pabriknya mencapai 70%-75%. Dengan penambahan pabrik di Cikarang tersebut, secara total KLBF bakal memiliki 12 pabrik dengan meraih pangsa pasar 11%-12% di Indonesia saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×