kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 1,93%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kartu & Gerbang Tol di Seluruh Indonesia Bakal Dihapus? Ini Jawaban Kementerian PUPR


Minggu, 03 Desember 2023 / 04:43 WIB
Kartu & Gerbang Tol di Seluruh Indonesia Bakal Dihapus? Ini Jawaban Kementerian PUPR


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu mengenai kartu dan gerbang tol di seluruh Indonesia akan dihapus mulai 2024 ramai dibahas di lini media sosial. 

Isu yang dibahas adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menghapus transaksi layanan jalan tol dengan kartu. 

Nantinya, pembayaran akan berganti dengan sistem non-tunai tanpa perlu berhenti atau disebut multi lane free flow (MLFF). Alhasil, kartu dan gerbang tol bakal dihapus semua mulai 2024. 

Lantas, benarkah pembayaran dengan kartu dan gerbang tol akan dihapus mulai tahun depan? 

Masih uji coba penghapusan gerbang tol 

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan, pihaknya saat ini masih menguji coba penerapan sistem single lane free flow atau SLFL di ruas tol Bali. 

Uji coba sistem baru ini merupakan bagian dari proses penghapusan gerbang dan layanan pembayaran tol dengan tap kartu uang elektronik. 

"Kita masih pada tahap uji coba single lane di ruas tol Bali," ujar Endra kepada Kompas.com, Jumat (1/12/2023). 

Sebagai informasi, SLFF adalah sistem pembayaran jalan tol non-tunai nirsentuh atau bayar tol tanpa henti dalam setiap lajur transaksi. 

Baca Juga: Jasa Marga: Volume Lalu Lintas Tol Keluar Masuk Jabotabek Periode Nataru Naik 52%

Sistem SLFF merupakan tahapan menuju multi lane free flow alias MLFF yang nantinya akan diterapkan di semua jalan tol. 

Dilansir dari laman Kementerian PUPR, ruas tol dengan MLFF akan sepenuhnya menjadi jalan bebas hambatan dan tidak memiliki pembatas berupa gerbang tol. 

Lalu lintas di jalan tol sendiri akan diawasi dengan dukungan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang terpasang di gantry. 

Gantry bekerja dengan cara mengidentifikasikan seluruh kendaraan yang lewat, kemudian mengirimkan datanya ke pusat. 

Secara otomatis, gantry akan memeriksa apakah kendaraan terdaftar, sudah membayar, dan memverifikasi apakah kendaraan melakukan pelanggaran atau tidak. 

Baca Juga: Jelang Nataru, Jasa Marga (JSMR) Ungkap Arus Keluar-Masuk Jabodetabek akan Naik 52%

Terkait rencana penghapusan gerbang tol dan penerapan MLFF mulai 2024, Endra menyebut masih akan melihat hasil uji coba di lapangan. 

"Kita melihat hasil uji cobanya dulu dengan sistem transisi menggunakan gantry, lalu kita lakukan evaluasi perbaikan pada sistem operasional," terang Endra. 

Dia menambahkan, "Kalau semua siap, kita akan terapkan di 2024 secara bertahap," sambungnya. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Corporate Financial Planning & Analysis Mastering Data Analysis & Visualisation with Excel

[X]
×