kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

KCIC dan MRT Jakarta sepakat melakukan transfer knowledge


Selasa, 10 September 2019 / 18:12 WIB
KCIC dan MRT Jakarta sepakat melakukan transfer knowledge
ILUSTRASI. Konstruksi terowongan Tunnel Walini untuk kereta cepat Jakarta-Bandung

Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku pemilik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada hari ini (Selasa (10/9) resmi menjalin kerjasama dengan PT MRT Jakarta dalam pengembangan kompetensi.

Kedua perusahaan sepakat melakukan transfer knowledge berkaitan dengan pemeliharaan kereta dan operasionalnya mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), inovasi, serta strategi pengembangan TOD dan bisnis non kereta lainnya.

Baca Juga: KCIC sudah berikan paparan kota baru yang akan dikembangkan ke bupati Bandung Barat

Kerja sama ini tertuang dalam bentuk nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama KCIC, Chandra Dwiputra dan Direktur Utama MRT Jakarta, Wiliam Sabandar. “KCIC dan MRT sama-sama pionir perkertaapian moderen di Indonesia. Ini kesempatan besar baik KCIC maupun MRT untuk saling belajar,” terangnya.

Selain kereta, pengembangan TOD di sepanjang jalur pun masuk dalam rencana pengembangan bisnis ke depan. Di sisi lain, KCIC memiliki komitmen untuk menghadirkan kereta cepat Jakarta – Bandung. Nantinya, MRT secara tidak langsung juga akan terintegrasi dengan KCIC.

Stasiun KCIC di Halim nanti akan terhubung dengan stasiun LRT di tempat yang sama. LRT nantinya juga akan terintegrasi dengan MRT di Stasiun Dukuh Atas. Sehingga bagi penumpang dari Bandung bisa beraktivitas di Jakarta dengan memanfaatkan trasnportasi publik.




TERBARU

Close [X]
×