kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.963   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Kembangkan coalbed methane di Kalimantan, Exxon Mobil cari mitra kerjasama


Kamis, 21 Juli 2011 / 21:07 WIB
ILUSTRASI. Promo Transmart Carrefour hari ini 12 Oktober 2020. Suasana Transmart di Transpark Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (20/12). KONTAN/Baihaki/20/12/2019


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina, Dow Jones | Editor: Edy Can


JAKARTA. Exxon Mobil Corp, perusahaan minyak Amerika Serikat sedang mencari mitra kerjasama untuk mengembangkan proyek coalbed methane di Kalimantan. Kabar itu berhembus dari dokumen yang dirilis IndigoPool, anak usaha Schlumberger yang bergerak di bidang akuisisi dan merger perusahaan.

Berdasarkan dokumen itu, ExxonMobil menawarkan setengah working interest pada tiga blok proyek yaitu Banjar-1, Banjar-2 dan Tapin. Ketiga blok itu berada di Kalimantan Timur.

Saat ini, ExxonMobil memegang saham sekitar 49% tiga blok itu. Pemegang saham terbesar masih dipegang perusahaan lokal yaitu PT Sugico Graha yang menguasai 51% saham.

Sebagai informasi, perusahaan-perusahaan energi internasional saat ini memang sedang gencar menambah produksi gas metan batubara dan beberapa jenis gas alam non-konvensional seperti gas shale dan gas-tight.

Ekstraksi gas-gas jenis itu sebenarnya lebih susah dan menelan biaya lebih mahal ketimbang gas konvensional. Soalnya, gas-gas non-konvensional biasaya memiliki masa hidup lebih panjang ketimbang gas-gas normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×