kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kemendag Dorong Efisiensi Melalui Simplifikasi Izin Usaha dan Rantai Distribusi


Jumat, 28 November 2025 / 09:26 WIB
Kemendag Dorong Efisiensi Melalui Simplifikasi Izin Usaha dan Rantai Distribusi
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan.


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong efisiensi sistem logistik nasional dengan menyederhanakan proses perizinan usaha dan memperlancar rantai distribusi barang.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan menerangkan, hal ini dilakukan guna mendukung kelancaran arus barang dan penguatan ekosistem perdagangan nasional.

“Saat ini, integrasi sistem Online Single Submission (OSS), INATRADE, dan Indonesia National Single Window (INSW) menjadi kunci penyederhanaan proses perizinan berusaha yang transparan dan responsif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/11/2025).

Integrasi tersebut, kata Iqbal, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Baca Juga: Gairahkan Industri F&B, Toffin Luncurkan Festival TBC 2025

Ia menambahkan, integrasi sistem perizinan menjadi langkah penting pemerintah untuk menyamakan standar pelayanan antarinstansi, serta meningkatkan efisiensi waktu dan biaya bagi pelaku usaha.

“Dengan penerapan satu kali input data dan konektivitas antarsistem, proses perizinan dapat berjalan lebih sederhana tanpa duplikasi prosedur,” ujar Iqbal.

Program pelancaran distribusi antarwilayah

Tak hanya simplifikasi perizinan, Kemendag juga memperkuat efisiensi rantai distribusi barang di dalam negeri.

Iqbal bilang, selain berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Kemendag bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta operator kapal dan operator pesawat dalam melaksanakan program Gerai Maritim. 

Program tersebut bertujuan meningkatkan perdagangan antarpulau, mengurangi biaya distribusi barang, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di daerah tertinggal, terpencil, dan perbatasan.

Menurut Iqbal, kerja sama Kemendag dengan Kemenhub untuk melaksanakan program Gerai Maritim melalui pemanfaatan Tol Laut, Angkutan Barang Perintis, dan Jembatan Udara telah menunjukkan hasil positif. 

“Distribusi barang kebutuhan pokok dari wilayah surplus ke wilayah defisit menjadi lebih lancar, sementara disparitas harga barang dapat ditekan,” pungkas Iqbal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×