Reporter: Gentur Putro Jati |
JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung rencana PT Kartika Airlines yang ingin memanfaatkan 30 pesawat Sukhoi SuperJet 100 (SSJ100) barunya untuk melayani rute terpencil.
"Strategi Kartika Airlines sangat menggembirakan. Saat ini rute-rute gemuk sudah banyak diperebutkan, sementara masih banyak rute baru yang bisa dikembangkan," kata Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay, Selasa (20/7).
Herry coba memberi masukan kepada seluruh maskapai nasional, bahwa penerbangan menuju daerah terpencil seharusnya dilihat sebagai peluang bisnis untuk menyediakan penerbangan feeder dari rute gemuk.
"Untuk merawat seluruh pesawat SSJ100 yang baru itu nantinya, kami mengandeng PT Dirgantara Indonesia untuk melakukan maintenance, repair and overhaul nya (MRO)," kata Direktur Utama Kartika Airlines Kim Johanes Mulia. Hal tersebut diamini Direktur Aircraft Service PT Dirgantara Indonesia Budi Wuraskito.
Merujuk pada situs resmi perusahaan, Kartika Airlines saat ini melayani delapan rute domestik dengan hub di Batam. Diantaranya Batam-Jambi, Batam-Medan, Batam-Padang, Batam-Palembang, Jakarta-Batam, Jakarta-Medan, Jakarta-Padang, dan Medan Padang. Maskapai tersebut menggunakan pesawat Boeing seri 737 untuk melayani seluruh rute tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News