kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kementerian ESDM dorong eksplorasi 68 cekungan yang belum tergarap


Senin, 14 September 2020 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Menteri ESDM Arifin Tasrif


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, upaya untuk mendorong eksplorasi masih terus dilakukan pasalnya saat ini tercatat ada 68 cekungan yang belum tergarap.

Menteri ESDM Arifin Tasrif bilang, Kementerian ESDM telah menyiapkan program jangka panjang untuk pemulihan sektor energi demi mencapai target produksi 1 juta barel per hari (bph).

"Masih ada 68 cekungan belum tergarap. Dalam waktu beberapa tahun mendatang kita bisa miliki data migas yang akurat dan diharapkan harga minyak bisa kembali normal," kata Arifin dalam diskusi virtual, Senin (14/9) malam.

Secara khusus, dia meminta Pertamina untuk mengoptimalkan produksi migas. Pasca memperoleh Blok Mahakam, Pertamina diharapkan mampu menjaga tingkatan produksi di Blok Rokan.

Baca Juga: Gara-gara pandemi, volume ekspor batubara indonesia turun 11% dan nilainya anjlok 22%

"Ada proses Blok Rokan, kami harapkan Pertamina bisa pertahankan produksi di sana dan mencari sumber baru untuk meningkatkan produksi migas," jelas dia. 

Arifin menambahkan, saat ini kondisi daya tarik bisnis migas sedang menurun menyusul penurunan harga minyak. Untuk itu pihaknya berharap harga minyak dapat berangsur membaik demi meningkatkan investasi sektor migas.

Selanjutnya: Pipa Rokan ditargetkan beroperasi sebagian pada kuartal III 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×