kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kemhub tambah kapal pengangkut motor pemudik


Selasa, 24 Juni 2014 / 16:25 WIB
Kemhub tambah kapal pengangkut motor pemudik
ILUSTRASI. Berikut 6 aturan yang telah membantu Oracle of Omaha meraih dan mempertahankan kesuksesan. REUTERS/Scott Morgan


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan berencana menambah satu trayek kapal pengangkut sepeda motor untuk mudik lebaran tahun 2014 tersebut. Dirjen Hubla, Boby R Mamahit menjelaskan, mudik tahun ini, ia telah menargetkan untuk mengangkut hingga 6.000 sepeda motor.

"Hal ini bertujuan agar memperpendek jarak mereka membawa sepeda motor, kami siapkan dua rute, yaitu Jakarta-Semarang dan Jakarta-Panjang," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, Selasa, (24/6).

Ia menuturkan, untuk mudik tahun ini, jumlah kapal yang disiapkan, sebanyak 25 Kapal Pelni, dan 168 kapal swasta. Jumlah tersebut masih diluar penyeberangan rutin. Ia memprediksi peningkatan jumlah pemudik dengan kapal laut tidak signifikan.

"Kenaikan pemudik hanya 3 persen, karena pemudik kapal laut ini telah tradisional "Misalnya Kumai-Semarang sudah diketahui, pemudik merupakan buruh pabrik, kami siapkan saja sesuai kebutuhan, jika kelebihan penumpang pasti akan berbahaya," katanya.

Ia mengungkapkan, Pelni masih melakukan beberapa perubahan trayek tertentu, seperti Jakarta-Batam-Belawan, atau Kumai- Sampit- Semarang. "Jumlah pemudik kapal tahun 2014 diperkirakan hanya 1.573.986 orang atau meningkat sebanyak 45.845 orang jika dibandingkan masa mudik Lebaran 2013 sekitar 1.528.141 orang," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×