kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kemtan kembangkan ayam kampung unggul


Rabu, 22 Februari 2017 / 19:48 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Balai Penelitian Ternak Kementerian Pertanian (Kemtan) meluncurkan komoditas ayam kampung pedaging unggul. Varietas ayam lokal pedaging ini memiliki keungulan dalam hal bobot tubuh dibandingkan ayam lokal non unggul dan relatif lebih tahan terhadap penyakit.

Penelitian varietas ayam lokal unggulan ini dilakukan merespons kebutuhan dan permintaan yang tinggi terhadap bibit ayam kampung unggul.

Kepala Balai Penelitian Peternakan Suharsono mengatakan, bibit ayam unggulan ini bisa mencapai berat 1 kilogram (kg) dalam 10 minggu, dengan catatan konsumsi pakan sebenyak 2,7-3,2 kg per ekor.

Ia mengatakan, untuk pengembangan ayam lokal unggulan ini, pihaknya bekerja sama dengan enam perusahaan ternak lokal yang ada di Bogor,Sukabumi, Lampung dan Yogyakarta untuk memproduksi bibit ayam unggulan tersebut.

"Kami menargetkan total produksi bisa mencapai 100.000 ekor DOC per minggu," ujarnya, Selasa (21/2).

Untuk pengembangan bibit ayam lokal unggulan ini, Suharsono membuka peluang masuknya investor. Sebab, peluang pengembangan ayam lokal unggul masih sangat besar di Indonesia.

Ia meyakini investor yang tertarik memproduksi DOC ayam lokal unggul ini, akan mendapatkan keuntungan yang besar. Menurut hitungannya, untuk memelihara 1.000 ekor ayam di kandang seluas 200 meter persegi, cukup dengan investasi Rp 10 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×