kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan TDL Bebani Industri Semen


Kamis, 06 Mei 2010 / 11:34 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Urip Timuryono mengungkapkan kenaikan TDL akan sangat berpengaruh pada industri semen. Sebab, sekitar 30%-40% dari total ongkos produksi adalah biaya listrik.

"Akibatnya, biaya produksi naik, dan kalau tidak bisa diserap oleh produsen maka akan berimbas pada kenaikan harga di tingkat konsumen," kata Urip.

Untuk saat ini, kata Urip, harga semen masih cukup stabil sehingga belum ada peluang bagi produk semen impor untuk masuk ke Indonesia.

"Tapi kalau harga semen naik akibat biaya produksi naik, akibatnya daya saing semen lokal turun," ungkap Urip. Dengan kenaikan harga semen dalam negeri akan bisa memberikan kesempatan pada produk semen impor untuk masuk ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×