kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Mumpuni Visi Media (VIVA) Ditopang Intermedia Capital (MDIA)


Rabu, 14 Desember 2022 / 20:40 WIB
Kinerja Mumpuni Visi Media (VIVA) Ditopang Intermedia Capital (MDIA)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) mencatatkan pendapatan mencapai Rp 1,3 triliun hingga September 2022. Pendapatan grup usaha media milik keluarga Bakrie ini ditopang oleh kinerja anak perusahaan, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA).

Direktur MDIA Arhya Winastu Satyagraha mengatakan, perusahaannya berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 992,5 miliar. Pendapatan tersebut naik dibandingkan periode yang sama di September 2021, yakni Rp 986,4 miliar.

"Dengan kondisi masih tidak pasti (uncertain), kami dapat mempertahankan pendapatan di Rp 992,5 miliar. Yang cukup menarik, kami melakukan berbagai inisitif untuk mengendalikan biaya, tercermin di posisi EBITDA yang sedikit membaik," ujar Arhya dalam Public Expose VIVA dan MDIA, Rabu (13/12).

MDIA juga mencatat peningkatan laba bersih sebesar 122,8% secara tahunan, dari Rp 40,3 miliar di September 2021 menjadi Rp 89,7 miliar hingga kuartal III-2022.

Arhya mengatakan untuk ke depannya, pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya dalam memperbaiki kinerja keuangan dengan melakukan berbagai inovasi ke arah lini bisnis digital dan aksi korporasi.

"Kami akan lakukan berbagai inovasi dan cara ke arah lini bisnis digital dan aksi korporasi," tuturnya.

Baca Juga: Visi Media Asia (VIVA) Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Minimal 3% Tahun Depan

Di sisi lain, induk perusahaan MDIA, yakni VIVA mencatat peningkatan beban program dan penyiaran sebesar Rp 515,8 miliar, turun 5% dari 2021 yang mencapai Rp 543,1 miliar.

Kemudian ada beban umum dan administrasi sebesar Rp 663,1 miliar, turun 2,2% dari Rp 677,9 miliar. Selanjutnya ada beban penyusutan sebesar Rp 72,2 miliar atau naik 2,9% dari periode tahun sebelumnya yang berada pada Rp 70,1 miliar.

Walau demikian, pihaknya meraup pendapatan sebesar Rp1,3 triliun hingga September 2022. Efisiensi di level operasional menghasilkan peningkatan EBITDA sebesar 46% yoy menjadi Rp149,6 miliar dibandingkan Rp102,2 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Managing Director VIVA, Arief Yahya menjelaskan, distribusi konten TV FTA ANTV dan tvOne melalui berbagai platform digital, termasuk media online, mobile, dan media sosial atau dikenal dengan strategi 360 derajat, berhasil meningkatkan engagement penonton.

Sepanjang Januari-November 2022, pageviews portal berita tvonenews.com menembus lebih dari 32 juta per bulan, dan subscriber YouTube Channel tvOneNews terus bertambah mencapai 9,9 juta.

 

"Portal hiburan Intipseleb.com yang menghadirkan berita selebritas dalam dan luar negeri semakin mengukuhkan eksistensi ANTV di kancah digital, dengan capaian rata-rata 21,8 juta pageviews per bulan dan tahun ini berhasil menempati peringkat 5 Top 10 Entertainment Publisher," kata dia dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kontan, Rabu (14/12).

Sementara portal antvklik.com memberi porsi lebih pada berita-berita hiburan tanpa mengabaikan berita aktual yang menjadi headline dan trending, serta tetap menjadi jendela layar kaca ANTV dengan menampilkan sinopsis series sinetron ANTV dan live streaming ANTV 24 jam.

Memanfaatkan video sharing platform, YouTube Channel Intipseleb berhasil meraih 2 juta subscriber dan ANTV Official 3,3 juta subscriber.

“Kami memandang transformasi digital merupakan suatu keniscayaan dan dengan modal aset digital, kreativitas, serta kesiapan platform, VIVA siap untuk bersaing di kancah digital,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×