kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KINO tambah 20 produk personal care di H2


Kamis, 24 Agustus 2017 / 20:00 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Produsen consumer goods dan produk perawatan tubuh (personal care), PT Kino Indonesia Tbk (KINO) masih mengejar ketertinggalan bisnisnya sepanjang semester I 2017. Berdasarkan laporan keuangan semester I 2017, penjualan KINO turun 26% menjadi Rp 1,42 triliun dari Rp 1,93 triliun di semester I 2016.

"Untuk itu kami terus melakukan penetrasi pasar yang lebih luas serta menambah produk-produk baru," ujar Harry Sanusi, Presiden Direktur KINO kepada KONTAN (24/8). Untuk semester dua iniKINO telah menyiapkan 20 stock keeping unit (sku) untuk diluncurkan.

"Semua SKU di semester dua ini segmennya personal care," kata Harry. Sedang sampai pertengahan Agustus ini sudah ada 5 sku yang diluncurkan.

Perseroan ini masih optimis memandang bisnis sampai akhir tahun. Sebelumnya, KINO menargetkan perolehan penjualan konservatif alias sama dengan perolehan tahun lalu.

Sedang serapan capital expenditure (capex) sampai saat ini, sudah 50%. KINO menganggarkan capex senilai Rp 80 miliar yang sebagian besar untuk pembelian mesin pabrik baru.

Personal care alias produk perawatan tubuh menyumbang 45% dari total pendapatan enam bulan pertama di 2017, yakni Rp 642 miliar. Namun nilai tersebut turun 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 940 miliar. Sedang sisanya disokong oleh segmen penjualan makanan dan minuman, dengan masing-masing perolehan Rp 555 miliar dan Rp 224 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×