kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Konsumsi anjlok, PLN revisi serapan batubara domestik


Jumat, 05 Juni 2020 / 08:25 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Pratama Guitarra

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat anjloknya konsumsi listrik imbas dari Covid-19. Oleh karena itu, perusahaan setrum negara itu sedang memproses revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020, khususnya serapan batubara domestik.

Dalam catatan PLN, permintaan beban puncak sistem Jawa-Bali turun sekitar 11%. Selain itu, konsumsi listrik dari segmen pelanggan bisnis merosot tajam hingga 15%. Sedangkan, dari pelanggan industri turun mencapai 11%.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini mengakui, penurunan demand listrik ini yang menjadi pertimbangan PLN untuk mengajukan revisi RKAP tahun 2020. “Tentu kita harus adjustment, misalnya penurunan dari demand. Karena itu kami harus menyesuaikan RKAP. Ini dalam proses untuk kami sampaikan kepada pemegang saham,” ungkapnya.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Konsumsi batubara domestik diproyeksi turun menjadi 141 juta ton

Asal tahu saja, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berasal dari batubara masih menjadi penyokong terbesar penggunaan listrik dalam negeri. Dalam hal ini, PLN menargetkan serapan batubara domestik tahun 2020 ke pembangkit listrik miliknya mencapai 109 juta ton.

Direktur Energi Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo menyampaikan, pada kuartal I-2020 ini, serapan batubara cenderung masih terjaga sesuai rencana. Namun, konsumsi listrik yang semakin anjlok, berimbas pada operasional pembangkit dalam mengkonsumsi batubara.

Oleh karena itu, PLN tengah mengkalkulasi seberapa dalam penurunan konsumsi batubara untuk pembangkit. Perhitungan tersebut akan diajukan berbarengan dengan revisi RKAP yang sedang disusun PLN.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×