kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Konsumsi BBM Jenis Premium Tinggi, Pertamina Butuh Impor


Senin, 21 Juni 2010 / 14:32 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memperkirakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium akan naik sekitar 8% pertahun. Kenaikan ini dipicu oleh aktivitas masyarakat dan juga dengan pertumbuhan sepeda motor.

Tahun ini, Pertamina akan menjual premium jenis oktan dengan volume mencapai 24,03 juta KL. Pada tahun 2014, penjualan premium diperkirakan akan mencapai 32,52 juta. Kalau sudah begini, keinginan Pertamina untuk tidak melakukan impor BBM cukup sulit. Pasalnya, kapasitas kilang Pertamina terbatas; sementara itu penjualan BBM jenis premium terus meningkat. Mau tidak mau, jalan keluarnya adalah melakukan impor.

Kilang Pertamina hanya memiliki kapasitas sebesar 10,86 juta KL premium dan 18,60 juta KL solar pada tahun 2010 ini. "Kemampuan kilang saat ini masih tetap belum bertambah. Jika ada pertumbuhan permintaan, maka kita masih harus impor," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo kepada KONTAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×