kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.880   -55,00   -0,31%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Konsumsi BBM Jenis Premium Tinggi, Pertamina Butuh Impor


Senin, 21 Juni 2010 / 14:32 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memperkirakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium akan naik sekitar 8% pertahun. Kenaikan ini dipicu oleh aktivitas masyarakat dan juga dengan pertumbuhan sepeda motor.

Tahun ini, Pertamina akan menjual premium jenis oktan dengan volume mencapai 24,03 juta KL. Pada tahun 2014, penjualan premium diperkirakan akan mencapai 32,52 juta. Kalau sudah begini, keinginan Pertamina untuk tidak melakukan impor BBM cukup sulit. Pasalnya, kapasitas kilang Pertamina terbatas; sementara itu penjualan BBM jenis premium terus meningkat. Mau tidak mau, jalan keluarnya adalah melakukan impor.

Kilang Pertamina hanya memiliki kapasitas sebesar 10,86 juta KL premium dan 18,60 juta KL solar pada tahun 2010 ini. "Kemampuan kilang saat ini masih tetap belum bertambah. Jika ada pertumbuhan permintaan, maka kita masih harus impor," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo kepada KONTAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×