kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kontrak kedelai pada Januari 2011 turun 0,3%


Selasa, 30 November 2010 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. Pelanggan mencoba modem internet di kantor Passpod


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

SINGAPURA. Harga kedelai turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir di Chicago, seiring kekhawatiran permintaan biji minyak dari AS akan turun karena China akan menekan spekulan.

Harga kedelai untuk pengiriman Januari turun 0,3% menjadi US$ 12,31 per busel di Chicago Board of Trade pukul 11:52 waktu setempat. Data Departemen Pertanian AS melaporkan harga Kedelai untuk ekspor di pelabuhan AS turun 15,1% menjadi 48,9 juta busel pada 25 November 2010 dari harga seminggu sebelumnya. AS adalah produsen kedelai terbesar dan eksportir terbesar di dunia.

"Tren harga melandai, karena China melanjutkan untuk menekan spekulan yang menyebabkan harga komoditas naik dan menyebabkan meningkatnya inflasi," kata Ker Chung Yang, analis Phillip Futures Pte di Singapura.

Menurut laporan Hefei National Grain Trade Center minggu lalu, China akan menjual 300.000 metrik ton kedelai pada 3 Desember 2010. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China akan meningkatkan pasokan minyak goreng, gula dan semen untuk menstabilkan harga, menurut situs kementerian kemarin. Informasi saja, harga bahan makanan di China melonjak 10,1% pada bulan Oktober 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×