kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kontribusi kanal online ke penjualan Duta Intidaya (DAYA) mencapai 7% di tahun ini


Jumat, 15 November 2019 / 19:29 WIB
Kontribusi kanal online ke penjualan Duta Intidaya (DAYA) mencapai 7% di tahun ini
ILUSTRASI. Pengunjung Mal melintas di depan gerai produk kecantikan dan kesehatan Watsons cabang Pondok Indah Jakarta. Kontribusi kanal online ke penjualan Duta Intidaya (DAYA) mencapai 7% di tahun ini KONTAN/Cheppy A. Muchlis/13/10/03

Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain meraup peningkatan penjualan dari gerai offline, PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) menyebut penjualan online juga tumbuh signifikan. Bahkan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kontribusi penjualan online tumbuh lebih dari dua kali lipat.

Lilis Mulyawati, Presiden Direktur DAYA menyebut pihaknya turut memanfaatkan momentum penjualan online. Selain Harbolnas 11.11 dan 12.12, perusahaan juga sudah mulai ikut memberikan promo mulai dari 8.8 juga memberikan diskon produk dan gimmick lainnya.

Baca Juga: Duta Intidaya (DAYA) optimistis kinerja tumbuh dobel digit tahun ini

"Offline dan online ini berintegrasi untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Itu terbukti karena offline kami maju pesat dan online kami juga tumbuh sama baik," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (15/11)

Selain itu, perusahaan juga melengkapi metode pembayaran menggandeng beberapa fintech seperti Ovo dan Gopay. Dalam waktu dekat, perusahaan juga akan bekerjasama dengan Dana untuk memberikan kemudahan bagi pelanggannya untuk berbelanja melalui semua platform.

Perkembangan online melalui Watsons.co.id juga berkembang, namun dirinya mengatakan kontribusi terbesar masih berasal dari offline. Namun secara perlahan kontribusi online mulai terasa pada tahun ini.

Baca Juga: Duta Intidaya (DAYA) targetkan buka 40 gerai Watsons baru di tahun depan

"Di Indonesia sendiri kontribusi online ke offline kan juga masih kecil. Kontribusi online kami sekitar 6-7% tetapi pertumbuhan inline dibandingkan tahun lalu lebih dari 100%," tutupnya.




TERBARU

Close [X]
×