kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Konversi ke gas belum jalan,harga BBG naik duluan


Rabu, 11 Januari 2012 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham melalui kanal digital di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu (27/1). Mengintip saham-saham koleksi asing saat IHSG tumbang, Jumat (29/1).


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Mulai 10 Januari 2012, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual bahan bakar gas (BBG) jenis Vehicle-Gas (Vi-Gas) dari semula Rp 3.600 per liter setara premium (LSP) menjadi Rp 5.600 per LSP.

Mochammad Harun , Vice President Corporate Communication Pertamina bilang, kenaikan harga Vi-Gas ditujukan agar bisnis Vi-Gas bisa menjadi ekonomis. "Sejak pertama kali dipasarkan tahun 2009, Vi-Gas tidak pernah mengalami perubahan harga," kata Harun, Rabu (11/1).

Harun bilang, kenaikan harga Vi-Gas tersebut akan diiringi dengan penambahan SPBU penjualan Vi-Gas yang hanya berjumlah 10 unit. Rencananya, Pertamina akan menambah sembilan SPBU lagi dengan nilai investasi Rp13,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×