Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) memiliki tingkat urgensi yang cukup tinggi. Sejumlah perusahaan swasta pun mulai sadar betapa pentingnya keberadaan EBT bagi kelangsungan bisnisnya.
Salah satunya adalah produsen minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk, yang menyatakan komitmen untuk membantu pengembangan EBT di Indonesia.#
Baca Juga: Menteri ESDM: Kebutuhan listrik tiap tahun bertambah 5.000 MW
Director Corporate Affairs Multi Bintang Indonesia Ika Noviera mengatakan, pihaknya akan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di gedung operasionalnya mulai tahun depan dengan kapasitas sebesar 4.000 MWh.
“Kapasitas PLTS Atap kami nantinya setara dengan konsumsi listrik sekitar 3.000 kepala keluarga di tiap tahun,” ujar dia, Rabu (20/11) lalu.
Sejatinya, perusahaan berkode saham MLBI ini sudah memanfaatkan EBT sejak 2018 lalu, tepatnya berupa energi biomassa. Energi tersebut diimplementasikan dalam proses produksi minuman beralkohol di pabrik MLBI yang berlokasi di Sampang Agung, Jawa Timur.
Baca Juga: Menteri ESDM: Program 35.000 MW selesai tiga tahun ke depan
Ika bilang, pihaknya tidak membentuk divisi khusus untuk menangani hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan EBT. Pasalnya, keberadaan EBT menjadi komitmen perusahaan secara umum untuk mengurangi emisi karbon dan polusi udara.
Lantas, pihak MLBI menargetkan di tahun 2025 nanti produksi minuman beralkohol milik perusahaan 100% memanfaatkan EBT. “Kalau bisa, kami ingin percepat target implementasinya,” imbuh Ika.
Danone-AQUA juga menunjukkan komitmen untuk mengoptimalisasi EBT. Perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) ini akan memasang PLTS dengan kapasitas 5.674 KWp pada tahun 2020 mendatang.
Baca Juga: Pengusaha dukung pemerintah jembatani gap harga EBT
Agriculture & Integration Senior Manager Suistainable Development Danone-AQUA Arif Wahyudin bilang, PLTS terus akan dipasang di 3 pabrik perusahaan yang terletak di Mekarsari, Klaten, dan Banyuwangi. Pihaknya juga akan terus mencari peluang untuk meningkatkan kapasitas PLTS di masa mendatang.
Sebelum ini, Danone-AQUA disebut Arif sudah pernah memasang panel surya pada pabrik yang terletak di Cikarang pada tahun 2017 silam. “Bagi kami ini upaya bagi Danone-AQUA yang sudah berdiri lama untuk mendukung implementasi EBT yang ditetapkan pemerintah 23% di tahun 2025,” terang dia beberapa hari lalu.
Dia berharap, keberadaan PLTS di wilayah pabrik Danone-AQUA dapat membantu pengurangan emisi karbon. Di samping itu, biaya pengeluaran perusahaan juga dapat dihemat berkat kehadiran PLTS tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












